Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Tingkatkan Iman dan Ihsan

TINGKATAN IMAN Iman itu lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling tinggi ialah syahadat “ Laa Ilaaha Ilallaah ”, sedang cabang yang paling rendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan sifat malu adalah salah satu dari cabang Iman. Rukun Iman ada enam, yaitu : 1. Iman kepada Allah. 2. Iman kepada para Malaikat-Nya. 3. Iman kepada Kitab-kitab-Nya. 4. Iman kepada para Rasul-Nya. 5. Iman kepada hari Akhirat, dan 6. Iman kepada Qadar, yang baik dan yang buruk. Dalil keenam rukun ini, firman Allah Ta’ala. لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ “ bukanlah kebaikan sekedar menghadapkan wajahmu (dalam shalat) ke arah Timur dan Barat, tetapi kabaikan yang sebenarnya ialah iman seseorang kepada Allah, hari Akhirat, para Malaikat, Kitab-kitab dan Nabi-nabi… ”  [al-Baqarah/2: 177] Dan firman Allah Ta’ala. إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ ...

Mengenal Agama Islam

MENGENAI ISLAM Islam, adalah berserah diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dengan penuh kepatuhan akan segala perintah-Nya, serta berlepas diri dari perbuatan syirik dan pelakunya. agama Islam, dalam pengertian tersebut, mempunyai tiga tingkatan, yaitu : Islam, Iman dan Ihsan , masing-masing tingkatan mempunyai rukun-rukunnya. TINGKATAN ISLAM Adapun tingkatan Islam, rukunnya ada lima : 1. Syahadat ( pengakuan dengan hati dan lisan ) bahwa “Laa Ilaaha Ilallaah” ( Tiada sesembahan yang haq selain Allah ) dan Muhammad adalah Rasulullah. 2. Mendirikan shalat. 3. Mengeluarkan zakat. 4. Shiyam pada bulan Ramadhan. 5. Haji ke Baitullah Al-Haram. DALIL-DALIL SYAHADAT Firman Allah Ta’ala.  شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ  “ Allah menyatakan bahwa tiada sesembahan (yang haq) selain Dia, dengan senantiasa menegakkan keadilan (Juga menyatak...

Macam Macam Ibadah

MACAM-MACAM IBADAH Dan macam-macam ibadah yang diperintah Allah itu, antara lain :  Islam, Iman, Ihsan,  Di antaranya juga do’a, Khauf (takut), Raja’ (pengharapan), Tawakkal, Raghbah (penuh minat), Rahbah (cemas), Khusyu’ (tunduk), Khasyyah (takut), Inabah (kembali kepada Allah), Isti’anah (memohon pertolongan), Isti’adzah (meminta perlindungan), Istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau diselamatkan), Dzabh (penyembelihan) Nadzar dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan oleh Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :  وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا  “ Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, karena itu janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya di samping (menyembah) Allah ”. [al-Jinn/72: 18] Karena itu barangsiapa yang menyelewengkan ibadah tersebut untuk selain Allah, maka dia adalah musyrik lagi kafir. Firman Allah Ta’ala :  وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَ...

Landasan Pertama

MENGENAI ALLAH 'AZZA WA JALLA Siapa Tuhanmu? Apabila anda ditanya : Siapakah Tuhanmu ?  Maka katakanlah : Tuhanku adalah Allah, yang telah memelihara diriku dan memelihara alam semesta ini dengan segala ni’mat yang dikaruniakan-Nya. Dan dialah sembahanku, tiada sesembahan yang haq selain Dia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :  الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ " Segala puji hanya milik Allah Tuhan Pemelihara semesta alam  ”.  [al-Faatihah/1: 1] Semua yang ada selain Allah disebut alam, dan aku adalah salah satu dari semesta alam ini. Dengan apa kamu mengenalinya? Selanjutnya jika anda ditanya melalui apa anda mengenal Tuhan ?  Maka hendaklah anda jawab : Melalui tanda-tanda kekuasaan-Nya dan melalui ciptaan-Nya.   Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah : malam, siang, matahari dan bulan. Sedang di antara ciptaan-Nya ialah : tujuh langit dan tujuh bumi beserta segala mahluk yang ada di langit dan di bumi serta yang ada di antara keduan...

Muqaddimah ketiga

Muqaddimah ketiga Ketahuilah semoga Allah mebimbing anda untuk taat kepada-Nya bahwasanya Al hanifiyah Millah Nabi Ibrahim adalah beribadah kepada Allah semata dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.  Itulah yang diperintahkan Allah kepada seluruh umat manusia dan hanya itu sebenarnya mereka diciptakan-Nya,  sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ “ Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan untuk beribadah kepada-Ku ”. [adz-Dzaariyaat/51 : 56] Beribadah dalam ayat ini, artinya bertauhid.  Perintah Allah yang paling agung adalah Tauhid, yaitu : Memurnikan ibadah untuk Allah semata-mata . Sedang larangan Allah yang paling besar adalah syirik, yaitu : Menyembah selain Allah di samping menyembah-Nya. Allah Ta’ala berfirman : وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا “ Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya ”. [an-Nisaa/4: 36] Kemudian, apabila anda ditan...

Muqaddimah kedua

Muqaddimah 2 Ketahuilah semoga  Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepadamu bahwasanya wajib bagi setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari dan mengamalkan ketiga perkara ini : 1. Bahwa Allah-lah yang menciptakan kita dan yang memberi rizki kepada kita. Allah tidak membiarkan kita begitu saja dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada kita seorang rasul , maka barangsiapa mentaati rasul tersebut pasti akan masuk surga dan barangsiapa menyalahinya pasti akan masuk neraka. Allah Ta’ala berfirman : إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًا﴿١٥﴾فَعَصَىٰ فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلًا  “ Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu seorang rasul yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus kepada Fir’aun seorang rasul, tetapi Fir’aun mendurhakai rasul itu, maka Kami siksa ia dengan siksaan yang berat ”. [al-Muzammil /73: 15-16] 2. bahwasanya Allah tidak Ridha di sekutuk...

Tiga Landasan Utama

Matan Ushul tsalatsah ( Tiga landasan utama ) Penulis ; syekh Muhammad bin Abdul Wahhab Muqaddimah pertama, بسم الله الرحمن الرحيم Ketahuilah  semoga Allah merahmatimu  bahwa wajib bagi kita untuk mempelajari empat masalah, yaitu :  1. Ilmu, ialah mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalil.  2. Amal, ialah menerapkan ilmu ini.  3. Da’wah, ialah mengajak orang lain kepada ilmu ini.  4. Sabar, ialah tabah dan tangguh menghadapi segala rintangan dalam menuntut ilmu, mengamalkannya dan berda’wah kepadanya. Dalilnya, firman Allah Ta’ala. وَالْعَصْرِ﴿١﴾إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ﴿٢﴾إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ  “ Demi masa. Sesungguhnya setiap manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, melakukan segala amal shalih dan saling nasihat-menasihati untuk (menegakkan) yang haq, serta n...